Tak seharusnya merasa sendiri di tengah keramaian. Tapi, setiap orang pasti pernah mengalami perasaan begitu. Terutama ketika ada yang mengganjal di hati, tak terungkap dan hanya terakumulasi hingga membuncah. Ah, biar saja! Toh itu sangat manusiawi bukan?
Kita sering meraba-raba sebuah akibat, padahal belum tentu itu hasil yang akan didapat. Aku pun kerap alaminya. Hingga tak jarang berpikir, betapa parnonya aku. IYA PARNO! Abisan, kadang kita cuma terbelenggu dalam ketakutan tanpa pernah berusaha melepaskan jeruji yang mengelilingi.
Terlalu betah dalam zona aman, itu juga yang sering bikin lelah hati. Tapi sekali lagi, itu sangat naluriah sekali. MANUSIAWI banget deh! Bagi yang enggan beranjak, nikmati saja kebosanan yang hinggap. Bagi yang BERANI menerobos keluar, itu satu langkah maju, bekal gapai hidup yang lebih baik.
Soal sepi di tengah keramaian. Coba minimalisir rasa itu. Karena, sebenarnya...kita tak pernah sendiri di dunia ini. Kalau berpikir bahwa CUMA kamu yang hadapi masalah 'disakiti pacar', masalah 'dicuekin gebetan', masalah 'ortu cerai', masalah 'dikhianati teman', masalah 'diBeTein atasan',...ITU SALAH!
Buka saja pintu rumahmu, bergaullah dengan sebanyak-banyak manusia, temukan banyak 'kembaran' yang punya nasib sama denganmu. KAMU NGGAK SENDIRI! NGGAK AKAN PERNAH SENDIRI! Selalu ada orang yang 'kembar' denganmu. So that, hadapilah masalahmu, jangan mengisolasikan diri di tengah keramaian.
Kecuali, mellow itu datang, tanpa mau berkompromi. Larilah sejenak, menangis di belakang, dan kembalilah pada hangatnya kebersamaan. Buka diri dan legakan hati, semua pasti ada jalan keluarnya.
Fuih, aku harus katakan ini. Parahnya, untuk refleksi diri juga. Hehehe...kadang aku merasa sangat mengenaskan pada kondisi tertentu. TAPI TERNYATA, tak cuma aku yang sedang atau pernah alami masalah itu. Yeah, karena pada dasarnya, sifat alamiah manusia sama saja. Pattern atau pola hidupnya pun sama. Maka, tak perlu sembunyi ^^
Recent Comments